Rabu, 18 Juni 2014

Mengatasi Masalah Numerik dan Desimal Pada MailMerge Word 2007



Kemarin ketika melakukan MailMerge dari data nilai hasil Try Out kedalam format surat pemberitahuan kecil terjadi "keanehan" nilai siswa yang seharusnya berbentuk angka desimal dengan 2 digit di belakang koma malah jadi 16 digit. Dengan rasa penasaran saya kotak-katik dan mulai browsing. Akhirnya nemu blog yang saya cari, dengan mengikuti langkah-langkahnya akhirnya saya berhasil menyelesaikan "keanehan", berikut langkahnya :

Jika kalian mendapati masalah serupa seperti nampak pada gambar berikut:



















Langkah-langkah untuk mengatasinya adalah: 
     
     
     
  • Klik pada bagian angka-angka yang ingin dibuat desimal sehingga membentuk blok, lalu klik kanan mouse dan pilih Edit Field:

  • Setelah muncul kotak dialog, klik Field Codes, yang terletak di pojok kiri bawah, sehingga muncul 
  • Advance Field Properties, seperti ini:
 







Agama adalah nama Field untuk Nilai B_Indo (sesuai range pada excel) 


  • Untuk menjadikan desimal dengan 2 digit dibelakang koma, tambahkan kode \# "0,00", seperti ini:

 







Catatan:
  • Setingan Regional and Languange Options pada Control Panel diset ke Indonesia.
  • Lakukan proses edit field tersebut pada semua field yang ingin diubah.
  • Setelah itu klik OK, maka hasilnya akan seperti ini: 


Lalu bagaimana untuk mengatasi masalah penanggalan atau uang pada MailMerge Word 2007? Caranya sama saja dengan cara di atas hanya penambahan kode pada field codes-nya saja berbeda:
  • Untuk tanggal, tambahkan kode: \@ "dd MMMM yyyy"
  • Untuk uang, tambahkan kode: \# "#.##0,00"


Semoga bermanfaat...

Kamis, 16 Mei 2013

My Polar Bear " Ahinaq"

Met Mengulang Hari Lahir
"Muhammad Amirudin"
Akhina,My polar bear,Mas Rudi, Sayangq, begitu waktu itu q menyapamu namun entah apa yang terjadi sekarang q hanya bisa panggil dengan sebutan "Bang Amir".
Walaupun ini tak pyn harapakan q akan tetap mengucapkannya " Selamat Ulang Tahun Akhina " tepat di hari Jumat, 17 Mei 2013 dengan genap usia 28 tahun, Semoga tahun ini dan seterusnya Alloh SWT akan selalu melimpahkan rahmat dan nikmatnya padamu.

Jadilah Laki-laki yang bijaksana, yang mampu menyelesaikan masalah dengan baik. Bertambah usia bertambah pula kedewasaan semasa hidup, bisa jadi sekarang harus lebih sabar menghadapi cobaan hidup apapun itu, karena Alloh tidak akan menguji hambanya melebihi batas kemampuannya.

Tahun ini mungkin begitu spesial bagi pyn tentunya karena pada bulan kelahiran di tahun ini adalah juga menjadi bulan dimana pernikahan pyn yang kabarnya "coming soon" seperti apa yg pyn katakan di chat FB Selasa, 14 Mei 2013. Dari jauh ukhti hanya bisa mengucapkan "Barakallahulaka Wabaraka'alaika Wajama'a Bainakumaa fii Khair".
Semoga Menjadi keluarga yang "SAMAWAH", diberikan keturunan yang sholeh, sholikha dan menjadi pasangan yang sellau mendapatkan berkah dari Alloh swt, Amiin...amiin Yaa Robbal'alamiin... .

Imam yang bertaqwa pada Tuhannya, yang bisa membina keluarganya kelak dengan iman dan taqwa. Rizki yang selalu mengalir dan kesehatan yang berlimpah. Terwujud semua angan dan mimpi2nya, Amiin Ya Robb....

Selasa, 14 Mei 2013

4 Pola Dasar Watak Manusia

4 Sifat Manusia (Melankolis, Plegmatis, , Sanguinis, Koleris)

- Melankolis (si Sempurna) -

Mereka agak agak berseberangan dengan sanguinis. Seorang melankolis cenderung serba teratur, rapi, terjadwal, tersusun sesuai pola. Umumnya mereka ini suka dengan fakta-fakta, data-data, angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam. Dalam sebuah pertemuan, orang sanguinis selalu saja mendominasi pembicaraan, namun orang melankolis cenderung menganalisa, memikirkan, mempertimbangkan, lalu kalau bicara pastilah apa yang ia katakan betul-betul hasil yang ia pikirkan secara mendalam sekali.
Orang melankolis selalu ingin serba sempurna dan ingin teratur. Karena itu jangan heran jika balita anda yang `melankolis tak `kan bisa tidur hanya gara-gara selimut yang membentangi tubuhnya belum tertata rapi. Dan jangan pula coba-coba mengubah isi lemari yang telah ia disusun, sebab betul-betul ia tata-apik sekali, sehingga warnanya, jenisnya, klasifikasi pemakaiannya sudah ia perhitungkan dengan rapi. Kalau perlu ia tuliskan satu per satu tata letak setiap jenis pakaian tersebut. Ia akan dongkol sekali kalau susunan itu tiba-tiba jadi lain
Seorang melankolis mempunyai kekuatan dan kelemahan sebagai berikut :

KEKUATAN:
* Analitis, mendalam, dan penuh pikiran
* Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal
* Artistik, musikal dan kreatif (filsafat, puitis)
* Sensitif
* Mau mengorbankan diri dan idealis
* Standar tinggi dan perfeksionis
* Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi)
* Hemat
* Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan kreatif (sering terlalu kreatif)
* Kalau sudah mulai, dituntaskan.
* Berteman dengan hati-hati.
* Puas di belakang layar, menghindari perhatian.
* Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi
* Sangat memperhatikan orang lain
KELEMAHAN:
* Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan)
* Mengingat yang negatif & pendendam
* Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah
* Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan
* Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah
* Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan (if..if..if..)
* Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan
* Hidup berdasarkan definisi
* Sulit bersosialisasi
* Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/yang menentang dirinya
* Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang)
* Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian)
* Memerlukan persetujuan
- Plegmatis (si Pencinta Damai) -

Mereka tak suka terjadi konflik, karena itu disuruh apa saja ia mau lakukan, meski ia tidak suka. Baginya kedamaian adalah segalanya. Jika timbul masalah ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran. Ia mau merugi sedikit atau rela sakit, asalkan masalahnya segera selesai.
Kaum plegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin, cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan. Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda-nunda. Kalau anda lihat tiba-tiba ada sekelompok orang berkerumun mengelilingi satu orang yang asyik bicara terus, maka pastilah para pendengar yang berkerumun itu orang-orang plegmatis. Sedang yang bicara tentu saja sanguinis.
Berurusan dengan orang plegmatis bisa serba salah. Ibarat keledai, “kalau didorong ngambek, tapi kalau dibiarin tiak jalan”. Jika kita punya pegawai plegmatis, anda harus rajin memotivasinya sampai ia termotivasi sendiri.
Seorang plegmatis mempunyai kekuatan dan kelemahan sebagai berikut :

KEKUATAN:
* Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh
* Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik
* Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana
* Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi)
* Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi
* Penengah masalah yg baik
* Cenderung berusaha menemukan cara termudah
* Baik di bawah tekanan
* Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan
* Rasa humor yg tajam
* Senang melihat dan mengawasi
* Berbelaskasihan dan peduli
* Mudah diajak rukun dan damai
KELEMAHAN:
* Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/kegiatan baru
* Takut dan khawatir
* Menghindari konflik dan tanggung jawab
* Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar)
* Terlalu pemalu dan pendiam
* Humor kering dan mengejek (Sarkatis)
* Kurang berorientasi pada tujuan
* Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri
* Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat
* Tidak senang didesak-desak
* Menunda-nunda/menggantungkan masalah.
- Sanguin (si Superstar) -

Mereka cenderung ingin populer, ingin disenangi oleh orang lain. Hidupnya penuh dengan bunga warna-warni. Mereka senang sekali bicara tanpa bisa dihentikan. Gejolak emosinya bergelombang dan transparan. Pada suatu saat ia berteriak kegirangan, dan beberapa saat kemudian ia bisa jadi menangis tersedu-sedu.
Namun orang-orang sanguinis ini sedikit agak pelupa, sulit berkonsentrasi, cenderung berpikir `pendek’, dan hidupnya serba tak beratur. Jika suatu kali anda lihat meja kerja pegawai anda cenderung berantakan, agaknya bisa jadi ia sanguinis. Kemungkinan besar ia pun kurang mampu berdisiplin dengan waktu, sering lupa pada janji apalagi bikin rencana. Namun kalau disuruh melakukan sesuatu, ia akan dengan cepat mengiyakannya dan terlihat sepertinya betul-betul hal itu akan ia lakukan. Dengan semangat sekali ia ingin buktikan bahwa ia bisa dan akan segera melakukannya. Tapi percayalah, beberapa hari kemudian ia tak lakukan apapun juga.
Seorang sanguinis mempunyai kekuatan dan kelemahan sebagai berikut :

KEKUATAN:
* Suka bicara
* Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstratif
* Antusias dan ekspresif
* Ceria dan penuh rasa ingin tahu
* Hidup di masa sekarang
* Mudah berubah (banyak kegiatan/keinginan)
* Berhati tulus dan kekanak-kanakan
* Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara)
* Umumnya hebat di permukaan
* Mudah berteman dan menyukai orang lain
* Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian
* Menyenangkan dan dicemburui orang lain
* Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam)
* Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan
* Menyukai hal-hal yang spontan
KELEMAHAN:
* Suara dan tertawa yang keras (terlalu keras)
* Membesar-besarkan suatu hal/kejadian
* Susah untuk diam
* Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka nge-Gank)
* Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele
* RKP! (Rentang Konsentrasi Pendek)
* Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias)
* Mudah berubah-ubah
* Susah datang tepat waktu jam kantor
* Prioritas kegiatan kacau
* Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas
* Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya
* Egoistis
* Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama
* Konsentrasi ke “How to spend money” daripada “How to earn/save money”
- Koleris (si Kuat) -

Mereka suka sekali mengatur orang, suka tunjuk-tunjuk atau perintah-perintah orang. Ia tak ingin ada penonton dalam aktivitasnya. Bahkan tamu pun bisa saja ia suruh melalukan sesuatu untuknya. Akibat sifatnya yang `bossy’ sehingga orang koleris tak punya banyak teman. Orang-orang berusaha menghindar, menjauh agar tak jadi `korban’ karakternya yang suka `ngatur’ dan tak mau kalah itu.
Orang koleris senang dengan tantangan, suka petualangan. Mereka punya rasa, “hanya saya yang bisa menyelesaikan segalanya; tanpa saya berantakan semua”. Karena itu mereka sangat “goal oriented”, tegas, kuat, cepat dan tangkas mengerjakan sesuatu. Baginya tak ada istilah tidak mungkin. Seorang wanita koleris, mau dan berani naik tebing, memanjat pohon, bertarung ataupun memimpin peperangan. Kalau ia sudah kobarkan semangat “ya pasti jadi”, maka hampir dapat dipastikan apa yang akan ia lakukan akan tercapai seperti yang ia katakan. Sebab ia tak mudah menyerah, serta tak mudah pula mengalah.
Seorang koleris mempunyai kekuatan dan kelebihan sebagai berkut :

KEKUATAN:
* Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif
* Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan
* Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/target
* Bebas dan mandiri
* Berani menghadapi tantangan dan masalah
* “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini”.
* Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat
* Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas
* Membuat dan menentukan tujuan
* Terdorong oleh tantangan dan tantangan
* Tidak begitu perlu teman
* Mau memimpin dan mengorganisasi
* Biasanya benar dan punya visi ke depan
* Unggul dalam keadaan darurat
KELEMAHAN:
* Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis)
* Senang memerintah
* Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai
* Menyukai kontroversi dan pertengkaran
* Terlalu kaku dan kuat/ keras
* Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik
* Tidak suka yang sepele dan bertele-tele/terlalu rinci
* Sering membuat keputusan tergesa-gesa
* Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain
* Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan
* Workaholics (kerja adalah “tuhan”-nya)
* Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf
* Mungkin selalu benar tetapi tidak populer

Kamis, 21 Februari 2013

Menyelesaikan Masalah

Ketika kita ditimpa musibah, bencana, atau keadaan yang sulit, banyak dari kita yang meratapi nasib dan menyalahkan Tuhan.
 
Kenapa harus saya yang mengalami ini? Kenapa bukan orang lain saja? Apa salah saya hingga Tuhan membiarkan saya mengalami musibah ini? Bagaimana bisa melanjutkan hidup dalam keadaan seperti ini? Mengapa hidup orang lain tampak begitu mulus dan mudah? Ah, Tuhan tidak adil!
 
Depresi, kecewa, dan putus asa menghantui diri kita. Namun, jika mau berpikir kembali, bijaksanakah kita kalau selalu menyalahkan keadaan? Apakah masalah akan selesai jika hanya menyalahkan keadaan?

Tidak ada suatu apapun yang kebetulan di dunia ini. Segalanya telah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Sekecil apapun kejadian itu, tentu merupakan kehendak-Nya. Tuhan selalu punya alasan mengapa Dia memberikan keadaan demikian kepada kita. Cermati, sesungguhnya Tuhan ingin Anda mempelajari hikmah dari kejadian tersebut.
 
Tuhan tidak akan memberi cobaan yang tidak bisa dilewati oleh hamba-Nya. Karena itu, percayalah. Mengapa Tuhan memilih Anda untuk menjalani keadaan sulit yang Anda rasakan, adalah karena Tuhan tahu bahwa Anda mampu melewatinya. Jika orang lain yang mengalami apa yang Anda alami, belum tentu mereka bisa sekuat Anda saat ini.
 
Setiap kesukaran yang kita alami adalah semata-mata kesempatan untuk mengasah kita menjadi pribadi yang lebih kuat. Seorang sarjana bekerja sebagai pegawai kantoran dengan gaji tiga juta per bulan. Di lain pihak, seorang berijazah SMP mampu menghidupi keluarga lewat usaha tambak ikan dengan penghasilan berkali lipat. Ya, kesulitan memperoleh pekerjaan sering kali membuat kita berpikir lebih keras, bagaimana cara memperoleh uang. Jika setiap masalah kita hadapi dengan pikiran positif, tentu hasil yang positif juga akan kita dapatkan.
 
Hidup adalah untuk menyelesaikan masalah. Meski tampak bahagia di luar, setiap orang pasti memiliki masalah sendiri. Ada seorang gadis berparas cantik dari keluarga
berkecukupan. Apapun yang ia inginkan hampir selalu didapatkannya. Ia memiliki kekasih yang tampan dan perhatian, di samping masih banyak pria lain yang juga memujanya. Bahagiakah hidupnya? Tidak! Kedua orang tuanya telah lama bercerai, jika bertemu pun sikapnya seperti kucing dan anjing. Masing-masing telah menikah lagi. Tak ingin memilih salah satu pihak, akhirnya si gadis dan adiknya yang masih SMA, memilih untuk tinggal berdua saja.
 
Coba Anda tengok orang-orang yang tampak bahagia. Pasti akan Anda temukan satu sisi yang membuat orang itu merasa hidupnya tidak sempurna. Begitu pun dengan diri Anda sendiri. Jika saat ini Anda merasa punya masalah, selesaikanlah dengan ikhlas tanpa pernah mengeluh. Itulah ujian yang Tuhan berikan sesuai dengan porsi kemampuan Anda. (ddk)

Selasa, 05 Februari 2013

Kakek Bodo

Minggu, 3 Februari 2013, q dan teman kampus melakukan touring pertama (pertama jare... ). Ya maklumlah kuliah telat, jadi  baru punya teman kampus yang masih unyu2, he2. Berangkatnya juga dadakan, sekitar jam 08.00 tepat qt baru start dari Surabaya.Cuaca mendukung kita tiba sekitar pukul 10.00 qt nyampek lokasi wisata "Kakek Bodo". Tidak pake lama langsung saja beli tiket dan masuk lokasi dan yang pasti narsisnya tidak ketinggalan, he2...

Cap cuz yuk liat beberapa adegan yang q dokumentasikan (asyiik...).


Perjalanan Menuju Air Terjun Kakek Bodo

Lumayan dech perjalannanya g seberapa menantang karena udah ada pembangunan disana.Cuma butuh tenaga ekstra aja karena naik turun gunung. Ketika udah nyampek air terjunnya g pake lama dech camera hp langsung dikeluarkan dan.... .
Wah udah kayak photo keluarga ajja nich...


Action sepur2an dulu ah...
G ketinggalan pula phto gokil yang asyik pastinya, simak yuk!!

Tuch kan action.nya aneh2... .
G ketinggalan action membelakangi camera... .
3 angels

Asyik dengan photo2 cuaca pun g bersahabat, akhirnya qt memutuskan untuk turun, tapi tetep ae narsisnya belum hilang, ok to be continue...

Ada aja kan gayanya... .

G lama kemudian ujanpun turun, dan untungnya qt udah nyampek mushola, yach mw g mw harus berteduh dulu sampai ujannya reda  ><, sekitar 1/2 jam sudah qt berteduh akhirnya qt lanjutka perjalan untuk pulang. Sebelum pulang pastinya si perut udah demo ni minta isi so, tanpa pikir panjang qt langsung berhenti di salah satu warung terdekat dan menu istimewanya adalah "ayam gepuk kemangi" dan "ayam mercon". Untuk minumannya "es cream goreng" tapi sayang menu itu udah abis, hiks...akhirnya pilih yang murah meriah dech "es teh anget". Mw tau serunya gimana ada koq dokumentasinya, scroll aja untuk liat action qt...
Jepret dulu sebelum makan, ops...
Ni di "ayam mercon", gila abis pedesnya...
Melas amat bugh, nasinya belum datang ya?
Artisnya promo kecap, he2...

Ketika qt mencari pom untuk sekedar melepas lelah g sengaja qt menemukan pom bensin yang asyik bgt, yah apalagi yang mw diperbuat kl action lagi...lagi dan lagi.... :-).
Siap jepret lagi...


Action kesukaan_Qoe

 Cukup sudah untuk pengalaman hari ini, moga ada lagi touring2 yang bisa q bagi di blog pribadiq ini, Amiin...I love u all my friend ^_^.

Selasa, 15 Januari 2013

B o h o n g



Semua usia mulai dari balita hingga lansia tidak suka dengan kebohongan, namun kita kembalikan lagi pada diri kita masing-masing apakah kita sudah jujur???. Jujur adalah satu kata namun terkadang sulit untuk dilakukan, mengatakan hal yang sebenarnya terkadang sangat sulit untuk kita, tetapi jika kita mau meminimaliskan “berbohong” maka dunia ini akan indah tanpa kebohongan.
Sebagai contoh saat kita balita, sering sekali para orang tua berkata bohong pada anaknya sendiri, “ayo minum obatnya dulu, tidak pahit kok”. (padahal rasanya pahit banget). Ya mungkin orang tua punya alas an tersendiri dengan berdalih bahwa agar anaknya mau minum obat. Tetapi, apakah anda sadar bahwa anda telah melatih anak anda untuk berbohong. Alangkah baiknya kita gunakan kata atau kalimat yang mendidik, misal : “ayo minum obatnya, biar cepet sembuh”. Mungkin dengan hal yang paling sederhana ini kita sebagai orang tua secara dini telah melatih anak kita untuk berkata yang sebenarnya.

Janji

"Al wa'du dainun" janji itu hutang, itulah kalimat yang tidak asing di telinga kita. Yang sering juga di buat main-main oleh sebagian orang, padahal begitu jelas tertuang pada (QS 3:194) Alloh sangat tepat janji dan tidak pernah ingkar janji.
Mungkin memang mudah mengumbar janji dimana-mana, dengan siapapun dan kapanpun. Namun apakah kita tidak berfikir apakah janji yang dengan sengaja dilalaikan akan berdampak buruk pada diri kita sendiri. Janji sendiri adalah sebuah kesepakatan antar 2 orang atau lebih untuk mendapatkan persetujuan dalam sebuah momen, baik pada dunia kerja, lingkungan rumah bahkan antar teman bermain.
Berjanjilah jika memang kalian mampu menepati janji dan jangan berjanji jika kamu sendiri tak mampu mengukur kepastian akan janjimu. :)